Wapres Ma’ruf Prediksi Ada 80 Juta Pemudik Lebaran Tahun Ini

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, pemerintah telah mengumumkan bahwa lebaran tahun ini masyarakat diizinkan untuk mudik atau pulang kampung.

Hal ini dapat terjadi karena angka kasus Covid-19  sudah menurun sangat pesat di Indonesia.

Bukan hanya itu, capaian vaksinasi Covid-19 dosis lengkap juga sudah mencapai 50% lebih dari populasi yang ada di Indonesia.

Meskipun angka kasus Covid-19 sudah menurun sangat drastis, namun, kita harus tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak boleh meremehkan.

 

Penjelasan Wapres Ma’ruf Amin

Wakil Presiden, Ma’ruf Amin mengatakan, pandemi Covid-19 di Indonesia belum seluruhnya hilang, jadi masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Pemerintah akan memberi kelonggaran untuk membolehkan masyarakat mudik lebaran. Tetapi, karena pandeminya belum hilang, kepada masyarakat supaya tetap berhati-hati,” ujar Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Ma’ruf Amin mengatakan, setelah dilakukan penelitian dari berbagai sumber memprediksi bahwa akan ada 70 sampai 80 juta orang lebih yang akan melakukan mudik.

“Dari berbagai perkiraan, yang mudik antara 70-80 juta orang. Nah, ini masyarakat supaya berhati-hati karena mereka pulang kampung di daerah itu ada orang tua, ada orang sakit, dan anak-anak,” ujar Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

“Makanya diminta untuk senantiasa menjaga diri dengan melakukan protokol kesehatan dan juga vaksinasi ya, harus dua bahkan tiga (kali) sampai booster,” sambungnya.

 

Berupaya Memulihkan Ekonomi

Seperti yang kita tahu, adanya Covid-19 membuat ekonomi di seluruh dunia menjadi kacau termasuk Indonesia.

Mulai dari sektor Pertanian, Pertambangan, Transportasi, dan masih banyak lagi.

Bukan hanya itu, banyak pelaku UMKM yang tidak dapat balik modal, bahkan juga ada yang bangkrut karena adanya pandemi Covid-19.

Bersyukur pada tahun 2022 ini angka kasus Covid-19 di Indonesia sudah mereda bahkan sudah menurun sangat pesat.

Oleh karena itu, saat ini pemerintah masih berupaya untuk memulihkan ekonomi di Indonesia.

“Insya Allah segala sesuatunya segera berlalu. Kita tahun ini sedang melakukan pemulihan ekonomi dan juga (meningkatkan) produktivitas masyarakat berkaitan dengan menurunnya Covid-19,” ujar Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

 

Penjelasan Muhadjir Effendy

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjalankan mudik yang aman, lancar, dan bahagia.

“Kita berupaya betul untuk menjamin bahwa perjalanan mudik lebaran, baik ketika berangkat maupun nanti balik ke tempat semula itu lancar dan selamat,” ujar Muhadjir Effendy.

“Sekaligus betul-betul sesuai dengan maksud makna mudik itu sendiri, yaitu mendapatkan kegembiraan bertemu keluarga, sanak saudara. Kemudian kembali (ke daerah semula) dengan selamat.” sambungnya.

Muhadjir Effendy juga mengatakan bahwa masyarakat harus turut serta mendukung pemerintah untuk mewujudkan mudik yang aman dan lancar.

“Seharusnya mudik itu aman dan menyenangkan ya. Mudik yang sudah lama dan tidak bisa kita lakukan harusnya menyenangkan, membuat kita juga bisa silaturahmi dengan tenang bersama keluarga,” ujar Muhadjir Effendy.

“Mudik seharusnya mudik yang sehat tapi perlu kontribusi dan peran dari semua pihak. Bukan hanya Pemerintah atau pembuat kebijakan, tapi yang paling penting sebenarnya adalah seluruh lapisan masyarakat yang nanti akan melaksanakan mudik.” sambungnya.

Oleh karena itu, Muhadjir Effendy menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster.

Hal ini untuk mengantisipasi jika adanya kenaikan kasus atau adanya varian baru.

“Sekali lagi, tolong vaksinasi terus digenjot ya. Partisipasinya ditingkatkan dan juga tentunya protokol kesehatan, khususnya di prasarana maupun sarana transportasi tolong tetap dijaga,” ujar Muhadjir Effendy.

“Karena bukan berarti kalau sudah divaksin, Anda akan terbebas (dari COVID-19), tetap harus ada perisai, yaitu protokol kesehatan, seperti memakai masker.” tutupnya.

Related posts